David Silva, Ujung Tombak Era Baru Spanyol

Axnbet.com – Era baru Spanyol telah diawali. Julen Lopetegui baru saja memimpin Spanyol ketika berduel dengan Belgia di Stade Roi Baudouin, Hari Kamis 1 September 2016 atau Hari Jumat dini hari WIB.

Ada perubahan signifikan yang dialami Spanyol selama ditangani Lopetegui. Permainan mereka sekarang lebih cepat. Lainnya itu, Lopetegui juga menjadikan permainan Spanyol lebih bertenaga.

Sektor tengah masih menjadi kunci permainan Spanyol di era Lopetegui. Namun, ada perbedaan mendasar antara pola main Lopetegui dengan Vicente Del Bosque.

Bila di era Del Bosque ada dua pemain tengah jangkar, eks manager Porto tersebut cuma menempatkan satu. Hanya Sergio Busquets yang bertugas sebagai pemutus serangan di sektor tengah.

Sementara, Koke diberikan kontribusi sebagai pemain tengah box to box. Hasilnya, pakem permainan Spanyol sekarang berubah menjadi 4-1-4-1, bukan lagi 4-2-3-1.

Perbedaan lainnya, Lopetegui sekarang menggunakan dua pesepakbola kreatif, Thiago Alcantara serta David Silva. Kerap kali, taktik sebagaimana ini tidak menjadikan pola permainan berjalan lancar karena visi playmaker pasti berbeda-beda.

Hanya saja, Lopetegui mampu menjadikan kedua pesepakbola tersebut bertanding bersama dengan tugas yang seimbang. Thiago hanya berperan sebagai distributor di sektor tengah.

Sementara, Silva difungsikan sebagai playmaker murni. Alhasil sangat efektif. Silva bermain begitu eksplosif.
Pesepakbola ManCity tersebut sering memberikan umpan akurat yang membongkar sektor pertahanan Belgia. Pergerakannya juga serung menjadikan kuartet pertahanan Belgia kewalahan.

Puncaknya, Silva berhasil menyarangkan dua gol. Satu gol dicetak di menit 34, lewat umpan Diego Costa. Lainnya dibuat di babak kedua melalui titik putih. Hasilnya, Silva layak meraih gelar man of the match dalam kemenangan Spanyol atas Belgia.

“Kami sejatinya beradaptasi dengan baik. Walau, tidak punya banyak waktu bekerja bersama manager baru kami,” ujar Silva sebagaimana dikutip Marca.

“Ini ialah laga yang punya intensitas tinggi. Kami bekerja dengan baik serta mempertahankan bola sangat kuat,” sambungnya.

Related posts